10 Cara Move On dari Virtual, Gampang Banget!

yuk move on

Bisa-bisanya kamu menderita oleh seorang Karen (istri Plankton), seseorang yang tidak nyata, tidak pernah disentuh. Jatuh cinta modal ketikan. Pfftt.

Sebenarnya saya pun pernah baper dengan Karen, atau seseorang yang saya kenal dari virtual. Tapi tidak pernah sampai pada tahap benar-benar jatuh cinta. Soalnya kan kodratnya mereka itu cuma robot, ekspresi tidak sesuai emoji, kata-kata bisa copas dqri berbagai sumber, terlalu banyak kepalsuan bila saya memikirkan mereka dengan pikiran negatif. Jadi untuk melupakan virtual lebih mudah daripada melupakan teman sekelas yang kamu sukai. 

Hadirnya saya di sini tak hanya ingin mengejek keturunan Plankton, saya juga akan kasih tahu bagaimana cara move on dari virtual. 

1. Jangan Serahkan Nomor Utama Kamu Sejak Awal Kenal

Usahakan sejak awal kenal jangan memberikan dia nomor utama kamu, kebanyakan kasus mungkin kenal dari Telegram atau Line? Benar bukan? Sementara nomor utama ada di WA, jangan serahkan nomor utama kamu, agar saat pergi darinya kamu tidak kesulitan menghindar.

Ini kok kayak tips ghosting ya daripada tips cara move on dari virtual.

2. Berhenti Menghubunginya dan Jadilah Pertapa Buta dari Gua Hantu

Kalau di dunia nyata, untuk melupakan dia kita harus mencacatkan indera pendengaran, indera mata, dan indera peraba kulit, agar kita tidak bisa melihatnya, mendengar suara atau namanya disebut dan tidak bersentuhan dengannya.

Sementara jika di virtual, kita cukup membutakan indera mata. Berhenti melihat foto profilnya, history pesan atau sosial media. Dengan begitu kamu tidak akan tergerak untuk menggerakkan jempol menekan huruf ABCD.

3. Tidak Harus Memblokirnya, Kamu Bisa Move On Tanpa Harus Blokir

Cara move on dari virtual tanpa memblokir itu keren. Tapi kalau susah dikarenakan dia terus menghubungi kamu, ya gak ada salahnya blokir. Tapi kalau saya sih anti blokir, biar gak ngetara-ngetarain kalau saya sulit banget lupain kamu. Senyaman kamu saja.

Berikut ini saya punya tips move on dari virtual tanpa blokir: 1) Ganti nomor – keuntungan tidak menyerahkan nomor utama kita, 2) Matikan centang dua, 3) Gunakan WA GB terus manfaatkan fitur matikan fitur online. Kalau terlalu ribet, cukup jangan online saja, 4) Hindari melihat status, 5) Berhenti dari sosial media – privat akun atau hapus foto, 6) Rehat dari aplikasi chatting, 7) Fokus ke aplikasi lain yang tidak bisa menghubungkan kamu dengan orang yang kamu hindari, misalnya aplikasi TikTok. Keterlaluan banget kalau doi kamu juga tahu TikTok-mu. Buat akun lain kalau kalian berteman di TikTok.

Yang paling penting, jika tiba-tiba dia chat, kamu tidak boleh langsung membalasnya. Saya punya rumus slow respon yang ampuh membuat orang-orang kesal dan berhenti menghubungi kamu. Efek yang diberikan kayaknya sama seperti memblokir. 

Saat dia chat kamu di pagi hari, balas di malam hari tapi jeda waktunya 7 hari kemudian. Sambil ditambahi kalimat begini, “Eh, maaf, baru balas.”

Terus kalau dia bales, “Iyaa gak papa.”

Kamu balas, 3 hari kemudian dengan pesan begini, “Eh, maaf baru balas lagi.”

4. Menjadi Slow Respon Khusus Kepada Dia, Bagaimana Cara Jadi Slow Respon?

Kamu sulit menjadi slow respon? Apa susahnya dengan tidak membalas pesan terlalu cepat? Tinggal dianggurkan lalu sibuk dengan chat lain. Sesimpel itu.

Otak dan perasaan kamu terus memikirkan pesan dia? Yasudah, intip saja isi pesannya dari jendela pop up. Misalnya dia kirim pesan begini, “Gimana kabar kamu?”

Jangan buka pesannya. Intip saja dulu. Dari situ kamu akan terngiang-ngiang soal pesan dia dan mulai memikirkan apa jawabannya. Gunakan waktu itu untuk memikirkan jawaban paling terbaik buat membalas pesannya. Misalnya dengan balas;

  • “Alhamdulillah sesuatu.” 

  • “Aku baik-baik saja.”

  • “Hmm.”

  • “Fine.”

  • “Aku ra popo.”

Pikirkan terus. Pikirkan yang banyak. Cari pilihan terbaik sebanyak-banyaknya. Saat memikirkan balasan terbaik untuk pesannya ini, waktu akan berlalu, dan kamu pun berhasil menjadi orang yang slow respon. Kayaknya tips menjadi slow respon ini lebih ampuh daripada menahan diri buat gak baca pesannya. Daripada kepo sama isi pesan, lebih baik kamu sibuk mikir kasih balasan terbaik buat pesan itu.

Saya pernah saking sibuknya mikirin buat bales apa sampai-sampai lupa dia pernah chat saya. Atau ujung-ujungnya jadi males, karena isi kepala udah heboh sendiri bayangin betapa menyenangkannya chattingan dengan dia lagi.

5. Menghindar, Menghindar dan Menghindar

Kalau di Mobile Legends, kamu ketemu dia, kamu harus menghindar. Melihat dia online saja rasanya nyelekit, kamu bisa memblok dia atau membuat akun baru.

Saat di WA ketemu story dia, usahakan jangan buka. Paling isi story-nya video-video yang diambil dari TikTok. Udah, jangan dibuka, scroll TikTok saja. 

Kalau pas buka Instagram melihat dia online dan posting foto atau story, kamu harus langsung scroll. Jangan dipandangi terus-terusan. Seolah-olahkan kamu melihat genderuwo. Kabur! Cepet! 

Terus di Telegram, kamu gak sengaja ketemu dia. Saya menyarankan lebih baik buat akun baru. Nyebelin banget lihat dia di Telegram. Lebih nyebelin daripada lihat di WA. Entah kenapa kok gitu ya?

Ini seru banget dilakuin. Bikin ngakak. Ubah bencana di hidupmu jadi komedi, dibawa santai aja. 

6. Bagaimana Jika Kita Melihatnya Bersama Orang Lain?

Pasti sakit banget. Tapi situasi ini malah bikin kamu cepet move on. Apabila kamu di posisi itu, cobalah untuk memejamkan mata. Kamu gak akan melihat dia lagi bersama orang lain.

Jika cara move on dari virtual ini terlalu susah dilakukan, maka tanamkan kata-kata ini pada otak kamu, “Wah, dia udah sama yang lain. Aku masih stuck di dia, tapi kalau suatu saat aku menemukan seseorang yang tepat, aku gak akan pamerin dia ke orang-orang. Happy in private lebih keren. Emang dasar nih mantan alay. Alay banget huuu huekk, cuih cuih!”

Sepertinya saya memberikan tips cara move on dari virtual yang negatif dan jahat.

7. Cara Melupakannya dengan Menangis, Paduan Lagu dan Kenangan

Kita tidak merindukan orangnya, tapi kenangannya. Maka cukup cintai kenangan itu. Akui saja, jujur pada diri sendiri. Kalau bisa kombinasikan dengan cara ini:

Saya pernah dapat tips ini dari seorang netizen, dia kasih tips move on pakai lagu. Kamu punya lagu favorit? Yang sedih? Coba gunakan lagu itu.

Lalu putar lagunya dan ingat momen-momen bahagia kalian bersama. Setelah mengingat momen-momen indah, kemudian ingat momen-momen yang menyakitkan. Sambil lagunya berputar, dan Anda menangis karena masalah itu, ingat terus, lalu cari-cari alasan kenapa Anda harus melupakannya melalui kekecewaan yang kamu dapatkan dari mengingat momen-momen buruk.

8. Move On dengan Mencari Pelampiasan?

Sebaiknya jangan deh. Karena siklusnya nanti sama seperti yang sudah berlalu. Lepas dari orang yang kamu suka, terus pura-pura suka orang lain, terus beneran suka, kamu berhasil lupain dia, terus ternyata dia lukai kamu, kamu patah hati, dan kamu patah hati oleh orang baru.

Belum tentu juga mencari pelampiasan itu bikin kamu bener-bener bisa lupain dia. Kadang malah kamu menyakiti hati orang baru yang gak tahu apa-apa. Berhubungan dengan orang yang masih belum lepas dari masa lalunya itu gak enak banget. Kalau patah hati jangan ajak-ajak orang dong. Orang gak salah apa-apa kamu sakitin.

9. Masih Terus Terjebak dengan Masa Lalu Setelah Sekian Lama

Orang yang sulit lepas dari masa lalunya, kebanyakan punya kehidupan indah di masa depan. Jika kamu merasa sulit lepas dari masa lalu, semangatlah untuk melepaskannya. Karena saya yakin, susahnya kamu sekarang, itu sebenarnya tipuan aja. Setan gak mau lihat kamu bahagia di masa depan. 

Jadikan motivasi, susahnya move on adalah tanda bahwa ada kebahagiaan besar di masa mendatang. Kalau dikasih tahu gini, harusnya semangat kamu membara sekarang.

10. Menyibukkan Diri dengan Bla Bla Bla Bla

Orang-orang sulit lepas dari ponsel. Kamu akan merasakan sulitnya pura-pura sibuk saat kamu dan doi jaraknya cuma usapan jempol di ponsel. 

Lalu gimana caranya sibuk kalau dia ada deket banget dengan kita? (Dia ada di dalam layar HP). 

Satu-satunya cara yaitu dengan maksa buat sibuk. Jangan menye-menye, inget dikit langsung gamon. Kurang berontak kamu! Yang tegas dong. Kerja, belajar, baca buku, game, nonton, work out dan ngegame. Banyak hal buat dilakuin. Paksakan! Kamu harus melakukan itu semua. Rasanya mungkin gak mood, keinget dia terus, niat hati pengen lupain dia dengan nonton, tapi tiba-tiba ngehalu pesan dia muncul di layar. Ujung-ujungnya gak sanggup ikuti alur cerita film, lupa gimana filmnya, ingetnya cuma kamu.

Perasaan seperti ini dirasakan semua orang. Saya pernah, dan orang lain pun pernah merasakan ini. Cuma gak banyak yang bertahan untuk tetap fokus. Jangan kegoda! Itu cuma sesaat. Paling bertahan 30 menit atau 2 jam-an pas nonton film. Maksa! Kamu harus maksa buat tetep lakuin kesibukanmu waktu itu.

Cara move on dari virtual awalnya sulit. Tapi kalau kamu berhasil mengatasi satu Karen, seterusnya kamu bisa move on dari virtual semudah membalikkan telapak tangan. Hati kamu harus ditempa biar gak baperan! 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *